Tampilkan postingan dengan label perbankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perbankan. Tampilkan semua postingan

22 Juli 2011

Festifal Gawi dan Atraksi Drumband Buka Pesta Rakyat Simpedes BRI

· Dekatkan Diri dengan Para Nasabah

Oleh Hieronimus Bokilia

Ende, Flores Pos

Atraksi drumband MAN Ende dan penampilan grup gawi dari BRI menjadi acara pembuka pesta rakyat Simpedes BRI di Lapangan Pancasila. Ribuan warga Kota Ende membludak memadati lapangan menyaksikan dari dekat rangkaian acara memeriahkan pesta rakyat Simpedes BRI 2011 ini.

Ramli Arif, Asisten Manajer Bisnis Mikro BRI Cabang Ende di Lapangan Pancasila, Jumad (15/7) mengatakan, Pesta Rakyat Simpedes BRI yang sudah menjadi acara rutin BRI setiap tahun ini, dilaksanakan sebagai bentuk ucapan terima kasih BRI kepada para nasabah yang telah memberikan kepercayaan kepada BRI selama ini sehingga dana yang terhimpun dari masyarakat melalui tabungan bisa mencapai angka Rp125,5 miliar dan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui kredit sebesar Rp123,7 milia. “ Acara ini juga kita laksanakan untuk semakin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat yang adalah nasabah BRI,” kata Ramli Arif.

Acara yang akan berlanjut hingga malam ini, akan diisi dengan panggung hiburan rakyat, menampilkan kelompok band SMA yang menjadi juara dalam lomba band di SMAK Syuradikara beberapa waktu lalu. Tiga band sudah siap tampil dalam malam hiburan rakyat yakni peraih juara satu dan dua masing-masing dari SMAN 1 Ende, SMA Alsiora. Sedangkan Band SMAK Syuradikara juga akan didapuk tampil pada malam hiburan rakyat tersebut. Selain menampilkan kelompok band, malam hiburan rakyat juga akan diisi penampilan pemain dan penyanyi musik irama gambus.

Dalam rangkaian pesta rakyat Simpedes BRI ini, kata Ramli Arif , BRI juga membuka bazaar murah yang melibatkan kelompok usaha mikro dan usaha kecil. Masyarakat dapat menikmati hiburan sambil berbelanja. BRI juga membuka stand pelayanan bagi nasabah. Bagi nasabah yang melakukan transaksi akan diberikan kupon diskon belanja di bazaar murah. Nasabah yang melakukan transaksi juga akan diberikan aneka souvenir cantik.

Sedangkan pada Sabtu (16/7), katanya, rangkaian acara pesta rakyat Simpedes BRI akan mencapai puncaknya yakni penarikan undian Simpedes BRI Semester I Tahun 2011. Untuk undian simpedes BRI ini, hadiah utamanya berupa satu unit mobil Zuzuki pic up 1500 cc dan lima unit sepeda motor yang penarikannya baru dilaksanakan pada Sabtu hari ini. Sedangkan aneka hadiah hiburan lainnya penarikan undiannya sudah dilaksanakan pada Jumad. Penarikan undian ini dilaksanaka pada sore dan dilanjutkan dengan hiburan malam menampilkan artis Irma KDI.

Festifal Gawi pesta rakyat Simpedes BRI diikuti delapan tim masing-masing dari Kelurahan Rukun Lima, Kelurahan Tetandara, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Timur, Kecamatan Ende Tengah, Kecamatan Detusoko dan Desa Borokanda. Sedangkan kelompok gawi dari karyawan-karyawati BRI hanya tampil untuk menghibur para penonton yang memadati lapangan. Tiga orang juri ditunjuk memberikan penilaian dalam festifal gawi yakni Amatus Peta, Yakobus Peu dan Siprianus Sea.

Kelurahan Rukun Lima tampil pertama menghentak di tengah arena gawi yang telah disiapkan disusul Kecamatan Detusoko dan Kelurahan Tetandara. Hingga berita ini diturunkan, festifal gawi masih berlangsung yang kemudian dilanjutkan dengan pemapilan band pelajar SMA dalam Kota Ende.

Di sepanjang sisi timur dan utara Lapangan Pancasila, telah dibangun sejumlah stan untuk kelompok usaha mikro dan usaha kecil memasarkan produk-produk mereka masing-masing. Masyarakat Kota Ende yang selama ini sangat jarang mendapatkan suguhan hiburan rakyat seperti itu membludak memadati lapangan. Ada yang hanya datang untuk menyaksikan atraksi para penari yang melenggak-lenggok dalam irama gawi ada juga yang nampak berbelanja di stan-stan yang ada. Aneka makanan dan minuman, pakaian dan permainan anak disuguhkan di bazar murah ini.

BRI Ende Gelar Pesta Rakyat Simpedes BRI

· Dari Tanggal 15-16 Juli

Oleh Hieronimus Bokilia

Ende, Flores Pos

BRI Cabang Ende dan BRI Unit di seluruh wilayah Kabupaten Ende dalam upayanya mendekatkan diri dengan masyarakat dan sebagai bentuk terimakasih kepada masyarakat akan kembali menggelar Pesta Rakyat Simpedes BRI. Pesta Rakyat Simpedes BRI yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 15-16 Juli di Lapangan Pancasila ini akan menghadirkan artis KDI dari Jakarta.

Pimpinan Cabang BRI Cabang Ende, Try Handono kepada Flores Pos di ruang kerjanya, Rabu (13/7) mengatakan, Pesta Rakyat Simpedes BRI tahun 2011 ini akan dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan. Kegiatan yang sedianya dimulai pada Jumad (15/7) itu dimulai sejak sore hari dan akan diawali dengan atraksi drumband. Acara pesta rakyat akan berlanjut dengan acara lomba Gawi antar kecamatan dan sudah ada sembilan tim yang akan ikut serta dalam lomba ini. Dalam lomba gawi ini, kelompok gawi BRI akan ikut ambil bagian dalam lomba. “Saya sudah datangkan pelatih professional untuk latih para pegawai di sini,” kata Try Handono.

Acara yang akan berlanjut hingga malam ini, akan diisi dengan panggung hiburan rakyat, menampilkan kelompok band SMA yang menjadi juara dalam lomba band di SMAK Syuradikara beberapa waktu lalu. Tiga band sudah siap tampil dalam malam hiburan rakyat yakni peraih juara satu dan dua masing-masing dari SMAN 1 Ende, SMA Alsiora. Sedangkan Band SMAK SMAK Syuradikara juga akan didapuk tampil pada malam hiburan rakyat tersebut. Selain menampilkan kelompok band, malam hiburan rakyat juga akan diisi penampilan pemain dan penyanyi musik irama gambus.

Sedangkan pada Sabtu (16/7), katanya, rangkaian acara pesta rakyat Simpedes BRI akan mencapai puncaknya yakni penarikan undian Simpedes BRI Semester I Tahun 2011. Untuk undian simpedes BRI ini, hadiah utamanya berupa satu unit mobil Zuzuki pic up 1500 cc dan lima unit sepeda motor serta aneka hadiah hiburan lainnya. Penarikan undian ini dilaksanaka pada sore dan dilanjutkan dengan hiburan malam menampilkan artis KDI.

Dikatakan, pada pelaksanaan pesta rakyat tahun ini, kemasannya dirubah sedemikian rupa mulai dari desain panggung, lighting hingga penampilan beda para artis ibukota. Khusus untuk panggung, sudah didesain khusus dan menggunakan system letter T sehingga ketika penyanyi hendak berkomunikasi dengan penonton tidak perlu lagi turun dari panggung. Desain lampunya juga dibuat semeriah mungkin sehingga mampu menghibur masyarakat Ende yang adalah nasabah setia BRI.

Dalam rangkaian pesta rakyat Simpedes BRI ini, kata Try Handono, BRI juga membuka bazaar murah yang melibatkan kelompok usaha mikro dan usaha kecil. Masyarakat dapat menikmati hiburan sambil berbelanja. BRI juga akan membuka stand pelayanan bagi nasabah. Bagi nasabah yang melakukan transaksi akan diberikan kupon diskon belanja di bazaar murah. Nasabah yang melakukan transaksi juga akan diberikan aneka souvenir cantik.

Try Handono mengatakan, langkah ini dilakukan BRI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan sebagai bentuk terimakasih BRI atas loyalitas dan kepercayaan masyarakat nasabah kepada BRI selama ini. “Kegiatan ini juga kita gelar untuk memberikan hiburan gratis kepada masyarakat. Jadi saya ajak seluruh masyarakat dan nasabah BRI untuk bisa meluangkan waktu menghadiri setiap rangkaian kegiatan yang kita gelar selama dua hari ini,” kata Try Handono.

15 Juni 2011

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Gelar BRI Peduli Pasar Rakyat

<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

· Pemerintah Daerah Dukung Langkah BRI

Oleh Hieronimus Bokilia

Ende, Flores Pos

Dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat dan nasabah, BRI Cabang Ende menggelar BRI peduli pasar rakyat. Kegiatan ini juga dalam rangka pembukaan Teras BRI di Pasar Mbongawani pada bulan Agustus 2011 mendatang.

Pimpinan Cabang BRI Cabang Ende, Tri Handono pada acara BRI peduli pasar rakyat di Pasar Mbongawani, Kamis (9/6) mengatakan, kegiatan BRI peduli pasar rakyat ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 6 Juni-10 Juni. Kegiatan yang dipusatkan di Pasar Mbongawani ini bertujuan untuk mendekatkan ditri kepada nasabah maupun calon nasabah yang berada di pasar juga. Kegiatan ini, lanjut Tri Handono juga bertujuan untuk mensosialisasikan produk-produk perbankan yang ada di BRI agar dapat dimanfaatkan para pedagang pasar.

Kegiatan ini, lanjutnya juga merupakan langkah penjajakan BRI dalam rencanaya membentuk Teras BRI di tengah pasar Mbongawani yang menurut rencana dioperasionalkan pada bulan Agustus mendatang. Pembukaan Teras BRI, kata Tri Handono adalah untuk mendekatkan diri dengan nasabah pedagang di pasar ehingga para pedagang tidak perlu mendatangi bank namun para petugas BRI yang mendatangi para pedagang sehingga pedagang tidak perlu meninggalkan jualannya untuk mendatangi kantor BRI.

Tri Handono mengatakan, pada akhir tahun 2010, BRI Cabang Edne telah mampu menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp257 miliar. Dari jumlah dana yang dihimpun dari masyarakat ini, Rp249 miliar disalurkan kembali kepada masyarakat melalui kredit. Kondisi ini menunjukan bahwa 97 persen dana masyarakat dimanfaatkan di Ende dan tidak dibawa keluar daerah.

Keberadaan BRI di Kabupaten Ende, lanjut Tri Handono telah ikut berperan aktif dalam pembangunan ekonomi. Dengan berbagai produk dan menwarkan sejumlah kemudahan dalam pelayanan dapat dimanfaatkan dengan berbagai keuntungan dan kemudahan.

Wakil Bupati Ende, Haji Achmad Mochdar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ende senantiasa mendukung program dan kegiatan yang dilakukan perbankan sebagaimana yang dilakukan BRI dengan kegiatan BRI peduli pasar rakyat. BRI, kata Wabub Mochdar telah berbuat banyak untuk masyarakat dan daerah dan hal itu harus diakui. Kehidupan ekonomi dan pembangunan kemasyarakatan juga sangat bergantung pada kegiatan perbankan.

Apalagi, kata Wabub Mochdar BRI hingga tahun 2010 sudah berhasil menghimpun Rp257 miliar dana dari masyarakat dan semuanya disalurkan kembali kepada masyarakat. Hal itu, sangat membantu masyarakat. Karena itu, masyarakat juga harus bisa memberikan dukungan kepada BRI dengan menjadi nasabah. Masyarakat, lanjutnya saat ini sudah berkreatif dalam usaha. Namun, keterbatasan dan kendala masih pada modal. Kekhawatiran selama ini adalah upaya rentenir yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi dan hal itu sangat menjerat masyarakat.

Karena itu, dengan kemudahan yang ditawarkan dengan adanya program kredit usaha rakyat (KUR) dihimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkannya. Apalagi, mulai bulan Agustus mendatang akan dibuka Teras BRI maka hendaknay dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.

Pada kegiatan ini, pihak BRI juga menyerahkan secara simbolis kredit usaha rakyat bagi enam orang nasabah. Jenis kredit yang diberikan masing-masing KUR Ritel yang diberikan kepada Fahri Bahsuan dan Kanisius Karolus Seda, KUR Mikro kepada Endang Sri Rejeki, Elisabeth Egi dan Thamrin Umar sedangkan untuk Kupedes diberikan kepada Sulaiman Jafar.

Fahri Bahsuan, salah satu penerima KUR Ritel mengatakan, sangat berterima kasih kepada BRI yang memberikan kemudahan kredit kepada masyarakat. Sebagai penerima kredit, ini merupakan kali yang kedua. Kredit yang dia terima untuk membiayai usahanya dan sejauh ini berjalan cukup bagus baik usahanya maupun pengembalian kreditnya. Dengan penambahan modal pinjaman dari BRI ini dia berharap usahanya semakin baik di waktu mendatang.

Dikatakan, dia memilih BRI karena BRI menwarkan sejumlah kemudahan. Proses kreditnya juga tidak berbelit-belit dan sangat cepat. Apalagi, bunga yang ditawarkan juga kecil.

25 Mei 2011

BRI Ende Gelar Busines Gathering degan Para Pelaku Bisnis

  • Yansen Budiman, Beri Kemudahan dan Pelayanan Bagus

Oleh Hieronimus Bokilia

Ende, Flores Pos

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK Kantor Cabang Ende menggelar busines gathering bersama para pelaku bisnis di Kota Ende. Busines gathering dengan para pelaku bisnis ini sebagai upaya BRI membangun komunikasi dan kerjasama dengan para pelaku bisnis dan masyarakat pada umumnya.

Pimpinan Cabang BRI Cabang Ende, Tri Handono pada malam busines gathering di aula Grand Wisata Hotel, Jumad (13/5) malam lalu mengatakan, BRI menggelar acara pertemuan dengan para nasabah berdasarkan segmentasi. Sebelumnya, BRI sudah melaksanakan pelayanan pengobatan gratis bagi para pensiunan BRI, pertemuan dngan pemerintah dan pada bulan Juni mendatang akan menggelar pesta rakyat BRI.

Semua yang dilakukan itu, kata Tru Handono merupakan upaya BRI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat untuk lebih tahu keinginan dan kebnutuhan masyarakat serta tahu apa yang kurang dalam pelayanan selama ini. Karena itu, lanjutnya, dalam busines gathering ini, BRI ingin mendengar langsung kritik dan saran untuk pembenahan ke depan.

Dikatakan, BRI Cabang Ende saat ini sudah tersebar di tuju kecamatan. Bulan Juni mendatang, BRI akan membuka BRI Unit di Kelimutu dan membuka teras BRI di Pasar Mbongawani. Pembangunan teras BRI di pasar ini dimaksudkan untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat pedagang yang ada di pasar. Masyarakat tidak perlu lagi ke kantor BRI namun dapat dilayani di Teras BRI.

Keberadaan BRI di Kabupaten Ende, lanjut Tri Handono telah ikut berperan aktif dalam pembangunan ekonomi. Dengan berbagai produk dan menwarkan sejumlah kemudahan dalam pelayanan dapat dimanfaatkan dengan berbagai keuntungan dan kemudahan.

Tri Handono mengatakan, pada akhir tahun 2010, BRI Cabang Edne telah mampu menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp257 miliar. Dari jumlah dana yang dihimpun dari masyarakat ini, Rp249 miliar disalurkan kembali kepada masyarakat melalui kredit. Kondisi ini menunjukan bahwa 97 persen dana masyarakat dimanfaatkan di Ende dan tidak dibawa keluar daerah.

Asisten I Setda Ende, Martinus Ndate pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan busines gathering ini dilihat pemerintah sebagai kegiatan yang sangat strategis dan dilakuikan sebagai bentuk tanggungjawab BRI kepada nasabah. BRI, kata dia memiliki tanggungjawab sosial dalam turut membangun Ende dan memiliki tanggungjawab besar untuk itu. Hal itu nampak dari dana yang dihimpun dari masyarakat 97 persennya dikembalikan kepada masyarakat melalui kredit untuk pembangunan Kabupaten Ende.

Dikatakan, pembangunan tidak saja menjadi tanggungjawabpemerintah. Peran dan partisipasi industri, dunia usaha, BUMN dan pelaku bisnis sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan.

Jansen Budiman, nasabah BRI Cabang Ende pada kesempatan itu mengatakan, dia sudah ada di Ende sebelum BRI ada. Sejak masuknya BRI di Ende pada tahun 1965 dia langsung menjadi nasabah BRI. dia memilih sebagai nasabah BRI karena BRI memberikan kemudahan dan memberikan pelayanan yang sangat bagus. Selama ini, sebagai nasabah BRI tidak pernah ada masalah dan kalaupun ada masalah dapat diselesaikan dengan baik.

Karena itu Budiman mengajak kepada semua teman-temannya sesama pengusaha untuk mendukung keberadaan BRI dengan tetap menjadi nasabah BRI. ”Teman-teman semua, kita harus terus mendukung BRI,” kata Budiman.

Agus Ambi, nasbah BRI lainnya mengatakan, dalam usahanya membantu masyarakat bukan sja di kota tetapi sampai ke kampung-kampung. Di kampung-kampung, lanjutnya, masih ada rentenir karena itu bank harus melakukan ekspansi ke kampung-kampung untuk membantu masyarakat. Membuka unit di pusat kecamatan, kata Ambi merupakan langkah yang bagus untuk mempersempit ruang gerak rentenir.

Masyarakat, kata dia belum begitu memahami pelayanan bank karena itu perlu sosialisasi kepada masyarakat. Terkadang, produk yang bagus dari bank kurang diketahui dan dipahami masyarakat sehingga kurang diminati dan dimanfaatkan masyarakat. ”Selama ii penyaluran kredit masih sangat kuang ke kampung-kampung. Ini perlu pencerahan melalui sossialisasi agar masyarakat tahu hak dan kewajibannya kalau kredit,” kata Ambi.

Acara businer gathering bersama pelaku bisnis ini diawali dengan tarian selamat datang yang dibawakan sanggar seni dari Ndona. Acara diisi dialog engan para nasabah usai makan malam bersama. Acara juga diisi nyanyian dari undangan dan ditutup dengan gawi bersama seluruh undangan dan karyawan-karyawati BRI Cabang Ende.

2011, Bank NTT Bangun Gedung Kantor Cabang di Ende

· * Bangunan Lama Sudah Tidak Layak Dipakai

Oleh Hieronimus Bokilia

Ende, Flores Pos

Pada tahun 2011 ini, manajemen Bank NTT menargetkan membangun gedung baru Kantor Cabang Bank NTT di Ende. Selain membangun gedung kantor cabang Bank NTT di Ende, ada tiga kantor cabang lainnya yang juga akan dibangun gedungnya yakni di Cabang Maumere, Atambua dan Kantor Cabang Utama Kupang.

Hal itu dikatakan Pimpinan Bank NTT Cabang Ende, Thadeus Sola di ruang kerjanya, Selasa (10/5). Thadeus Sola mengatakan, dibangunnya gedung baru Kantor Bank NTT Cabang Ende karena gedung yang selama ini ditempati sudah tidak layak lagi. Bangunan yang digunakan merupakan bangunan yang didirikan sejak tahun 1960 dan sudah banyak kerusakan pada beberapa bagian seperti kayu atap bangunan yang sudah banyak keropos. Selain itu, ruangan yang ada di gedung lama juga sudah tidak memadai untuk dimanfaatkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dia mengatakan, untuk pembangunan gedung baru dimaksud, saat ini sedang dilakukan proses tender di Kupang. Sejauh ini belum diketahui pemenang tender yang mengerjakan pembangunan karena penentuannya di kantor pusat. Namun, kata Sola, menurut rencana awal bulan Juni sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh bupati Ende untuk pembangunan gedung dimaksud. “Minimal dalam bulan ini (Mei) sudah ada pengumuman pemenang,” katanya.

Pembangunan gedung kantor cabang di Ende, Atambua, Maumere dan Kantor Cabang Utama Kupang, kata Sola merupakan program manajemen Bank NTT karena kantor cabang ini selama ini ada yang masih menggunakan gedung sewaan dan ada pula yang gedungnya sudah milik sendiri namun dinilai sudah tidak layak lagi.

Sola mengatakan, dalam menunjang aktifitas bank dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat maka sambil menunggu pembangunan gedung baru, untuk sementara Bank NTT dipindahkan sementara di gedung Baranuri. Manajemen bank melakukan sewa pakai gedung agar pelayanan kepada masyarakat nasabah tidak terhambat. Sewa pakai gedung ini, lanjut Sola dilakukan selama dua tahun atau paling tidak sampai gedung baru siap ditempati. “Jadi kalau sudah siap sebelum dua tahun masa kontrak kita sudah langsung pindah. Kita kontrak atau sewa pakai gedung ini sampai 2013,” kata Sola.