Tampilkan postingan dengan label pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pramuka. Tampilkan semua postingan

03 Juli 2011

Wabub Mochdar Kukuhkan PengurusPramuka Wanabakti

· * Ajak Pengurus Kerja Tulus Tanpa Pamrih

Oleh Hieronimus Bokilia

Ende, Flores Pos

Wakil Bupati Ende, Haji Achmad Mochdar selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabuepaten Ende melantik dan mengukuhkan pengurus Satuan Karya Pramuka Wanabakti Ende masa bhakti 2011-2016.

Pengkuhan pengurus dilangsungkan di aula Balai Taman Nasional Kelimutu, Jalan El Tari, Senin (27/6). Wabub Mochdar dalam sambutannya mengatakan, peristiwa pengkuhan sangat pentng karena bermakna strategis dan menentukan dalam seluruh kerangka pembinaan dan pengembangan generasi muda. Wadah Satuan Karya Pramuka ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan yang potensial dalam membina dan mengembangkan watak dan kepribadia generasi muda.

Kesediaan dilantik menjadi pengurus, lanjut Wabub Mochdar merupakan salah satu bentuk komitmen moral untuk meningkatkan mutu Gerakan Pramuka di daerah ini pada tahun yang akan dating.

Dikatakan, mencermati isi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan isi AD/ART Gerakan Pramuka, ada beberapa ketentuan yang mengikat serta menjadi tugas dan tanggungjawab antara lain ditegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan kepanduan kepada anak dan pemuda Indonesia ditugaskan kepada perkumpulan Gerakan Pramuka. Ini menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga.

Dalam mewujudkan tanggungjawab tersebut, kata Wabub Mochdar, dibentuklah dibentuklah di setiap jajaran dari tingkatan nasional sampai keranting yaitu di tingkat kecamatan, suatu badan yang dinamakan Satuan Karya Pramuka. Ini merupakan wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan pengalaman pramuka penegak dan pramuka pendega dalam berbagai bidang keilmuan. Serta memotifasi untuk melaksanakan kegiatan karya nyata dan produktif sehingga member bekal bagi hidup dan kehidupan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara.

Dikatakan, ada empat fungsi yangmelekat dalam tugas pokok Satuan Karya (Saka) Pramuka yakni satuan karya yang berfungsi sebagai wadah pendidikan dan pembinaan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan. Sarana melaksanakan kegiatan nyata dan produktif. Sarana melaksanakan bakti kepada masyarakat, bangsa dan Negara dan sarana mencapai tujuan pendidkan dan pembinaan Gerakan Pramuka.

“Sebagai wakil bupati, saya akan terus menunjukan komitmen saya terhadap setiap upaya pembinaan Gerakan Pramuka di Kwartir Cabang Ende dengan mendorong seluruh anggota Majelis Pembimbing Cabang dan Majelis Pembimbing Satuan Karya memberikan perhatian terhadap pembinaan pramuka sesuai kapasitas masing-masing,” katanya. Selanjutnya berupaya membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada upaya meningkatkan pembinaan Gerakan Pramuka.

Kepada Ketua Majelis Pembimbing Saka dan pengurus ang baru dilantik, Wabub Mochdar minta melakukan upaya demi meningkatkan mutu Gerakan Pramuka di wilayah ini, minimal dapat mengalokasikan dana yang cukup signifikan bagi upaya pembinaan Saka Pramuka. Senatiasa menggelorakan semangat Gerakan Pramuka untuk menjadi [i]satuan ini dah menjadi pelopor dan pengerak setiap upaya pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komposisi Kepengurusan yang dilantik, Ketua, Lele Yosep, Wakil Ketua, Sri Mulyani, Sekretaris Agustinus Krisdijantoro, Wakil Sekretaris Pegu Paschalis, Bendahara Fidelis Un Bete. Pamong Saka, Thomas Babo dan Martha Pati, Instruktur Saka Suwantoro, R S Hutidwan Fauzi, Toni Wuryanto, Theodorus Nim Tefa.



14 Juli 2010

Gudep SMAN 1 Gelar Perkemahan Pramuka

Oleh Hieronimus Bokilia


Ende, Flores Pos

Gugus Depan SMAN 1 Ende kembali menggelar perkemahan pramuka pelantikan calon bantara (Percaba) dan laksana gugus depan (Gudep). Lokasi bumi perkemahan di Desa Ondorea Barat Kecamatan Nangapanda dan dilaksanakan dari tanggal 16-19 Juni.


Kepala SMAN 1 Ende, Peta Amatus yang juga Ketua Majelis Pembina Gudep SMAN 1 Ende pada apel pelepasan di halaman SMAN 1 Ende, Rabu (16/6) mengatakan, pelaksanaan kegiatan perkemahan bagi gudep SMAN 1 Ende merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Dia berharap, seluruh peserta perkemahan bisa menjaga perilaku dan sikap saat berada di lokasi perkemahan. Diharapkan agar semua peserta perkemahan juga mengikuti petunjuk dan apa yang disampaikan oleh para senior dan para pembina.


Berdasarkan catatan tahun lalu saat digelar perkemahan di Wewaria, lanjut Amatus, mendapat tanggapan baik dari masyarakat. Bahkan, banyak anak Wewaria yang memilih masuk ke SMAN 1 Ende karena bangga terhadap keberadaan SMAN 1 Ende setelah melihat keterampilan dan keunggulan-keunggulan yang ditunjukan para siswa saat pelaksanaan perkemahan di Wewaria. Menurutnya, pelaksanaan perkemahan seperti itu merupakan suatu bentuk promosi secara langsung kepada masyarakat.


Selain itu, lanjutnya, pelaksanana perkemahan ini juga merupakan salah satu momen refleksi bagi SMAN 1 Ende satu tahun terakhir. Refleksi dilaukan terutama dalam kaitan dengan persentase kelulusan yang mengalami penurunan cukup jauh jika dibandingkan dengan persentase kelulusan tahun lalu. Namun demikian, lanjutnya, SMAN 1 Ende harus tetap percaya diri bahwa memiliki potensi yang bagus dan momentum reflkeksi ini dimanfaatkan untuk berbalik. Terutama bagi siswa kelas 11 yang akan naik ke kelas 12 untuk berjuang melalui belajar.


Sejalan dengan visi dan misi SMAN 1 Ende, lanjutnya, hal itu bukan mimpi tetapi harus dibangun dari sekarang. “Dengan pramuka kita bangun silaturahmi dan memperkuat persaudaraan,” kata Amatus.


Kepada para peserta perkemahan, Amatus juga mengingatkan untuk selalu setia kepada Tuhan, kepada sesama dan mencintai alam lingkungan. “Tiga pilar ini harus menjadi pijakan,” katanya.


Koordinator Pramuka Gudep SMAN 1 Ende, Rafael Bale mengatakan, kegiatan perkemahan pramuka Gudep SMAN 1 Ende dilaksanakan di Desa Ondorea Barat Kecamatan Nangapanda dan dimulai sejak Rabu (16/6) sampai Sabtu (19/6). Menurut rencana, perkemahan Gudep SMAN 1 Ende ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ende, Achmad Mochdar pada Kamis (17/6). Perkemahan pramuka Gudep SMAN 1 Ende juga akan diisi dengan aneka kegiatan. Kegiatan inti pramuka dan diisi kegiatan lain seperti hiburan malam, kolaborasi dengan masyarakat dalam kegiatan bhakti sosial dan pertandingan persahabatan.


Perkemahan pramuka Gudep SMAN 1 ini diikuti sebanyak 637 orang terdiri atas Kamabigus (1), kakak pembina (4), kakak pendamping (30), calon penegak bantara (337) dan penegak laksana (300).


Dikatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memantapkan mentalitas dan mempertajam kemampuan keterampilan serta sikap perilakui setiap aggota pramuka Gudep SMAN 1 Ende untuk dapat hidup mandiri. “Singkatnya bahwa percaba Gudep SMANa 2010 ini dilaksanakan untuk mewujudkan roh Trisatya dan Dharma Pramuka yang disimpulkan dalam visi SMA Negeri 1 Ende yaitu unggul dalam prestasi berlandaskan iman dan perilaku terpuji,” kata Rafael Bale.

21 Maret 2010

Ende Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Jambore Daerah

* Pengurus Majelis Pembimbing Cabang dan Kwartir Cabang Dilantik

Oleh Hieronimus Bokilia


Ende, Flores Pos

Kabupaten Ende ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara jambore daerah (Jamda) VII 2010. Pelaksanaan jamda VII 2010 di Ende ini akan diikuti 1500 pramuka pengalang dari seluruh kabupaten se-NTT. Kegiatan ini juga merupakan persiapan untuk mengikuti jambore nasional di Palembang Sumatera Selatan mendatang.

Hal itu dikatakan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ende, bertempat di lantai dua kantor bupati, Jumad (5/3).


Lebu Raya mengatakan, untuk suksesnya pelaksanaan jamda di Ende ini, sangat diharapkan dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, kwartir Cabang maupun masyarakat Kabupaten Ende.


Pada bagian lain sambutannya, Lebu Raya juga meminta dukungan pemerintah dalam rangka memajukan dan meningkatkan mutu gerakan pramuka di daerah. Dukungan dalam bentuk alokasi dana, katanya sudah dilakukan pemerintah provinsi dan diharapkan akan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal yang sama diharapkan dapat pula dilakukan di kabupaten.


Lebu Raya juga mengatakan dia tidak ingin pramuka melaksanakan kegiatan tanpa makna. Menurutnya, karena merupakan suatu gerakan maka anggota pramuka harus selalu bergerak dan tidak boleh muncul hanya pada saat jambore. Pramuka, kata Lebu Raya lebih lanjut, merupakan wadah pembinaan mental, moral dan karakter generasi muda bangsa. Karena itu mental instan tidak boleh ada di gerakan pramuka. “Perlu proses pembinaan pematangan agar betul-betul matang,” kata Lebu Raya.


Anggota pramuka, kata Lebu Raya diharapkan juga mampu mengambil inisiatif dan menjadi pelopor. Terkait dengan program pemerintah provinsi anggur merah, pramuka juga harus mengambil inisiatif untuk mendukungnya. Demikian pula terhadap gerakan swasembada pangan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Ende, hendaknya pramuka mengambil inisiatif untuk mendukung gerakan swasembada pangan dimaksud. “Pemerintah Ende sedang canangkan gerakan swasembada pangan maka pramuka harus tampil sebagai inisiator untuk mendukung gerakan swasembada pangan.”


Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ende, Letkol Inf. Frans Tomas dalam sambutannya mengatakan, momen pelantikan merupakan wahana dan sarana instrospeksi guna memperbaiki Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Ende. Momen ini juga sangat baik bagi pembinaan kepramukaan dalam rangka pembinaan kepribadian, mental dan moral generasi muda.


Pramuka, lanjut Tomas merupakan pendidikan non formal untuk membentuk watak dan pekerti yang baik. Dia berharap melalui pembinaan di dalam gerakan pramuka, dapat menjadi kader muda yang tangguh.


Pada kesempatan itu, Kteua Majelis Pembina Daerah Gerakan Pramuka NTT, Frans Lebu Raya juga menyerahkan bantuan kepada Gerakan Pramuka Cabang Ende berupa sejumlah perlengkapan pramuka. Gubernur Lebu Raya juga menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah gereja, kapela dan sekolah di Kabupaten Ende.