29 Juli 2009

Persiteng Permalukan Perse Ende 2-1

* Heron Goa Mundur dari Pelatih Perse
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa, Flores Pos
Tim Persiteng Sumba Tengah yang pada laga pertamanya mengalahkan Perss Soe dengan skor tipis satu nol, mampu membuat malu Perse Ende dengan skor 2-1. Kemenangan Persiteng ini semakin membuka peluang untuk lolos ke babak perdelapan final. Sedangkan Perse Ende yang pada laga perdananya ditahan imbang 0-0 oleh PSK Kabupaten Kupang dengan kekalahan ini semakin sulit langkahnya ke babak selanjutnya.
Laga Persiteng vs Perse Ende yang berlangsung di Stadion Lebijaga Kamis (23/7) sore kemarin dipimpin wasit Paternus Pieter Goa. Persiteng yang turun dengan kostum putih-putih langsung menghentak pertahanan Perse. Teguh Ponco Wibowo, Ringu Loda, Suryade Dangurah gencar mengganggu pertahanan Perse. M Farid, Muhamad Edison dan Abdul Azis dibuat repot. Beberapa kali Galang Leonis jatuh bangun menyelatkan gawangnya. Perse Ende yang menempatkan Egidius Wodi, dan Tarsi Dopo di lini serang tidak mau diam begitu saja. Berulang kali gebrakan yang dilakukan Tarsi CS berkat suplai bola dari M Lanar kapten Perse namun selalu gagal di lini belakang Persiteng.
Satu tembakan yang dilakukan Ahmad Kadir di pertengahan babak pertama, nyaris membuahkan gol. Namun saying tembakannya masih melenceng beberaa centi di atas mistar gawang. Serangan balik cepat yang dilakukan Persiteng juga nyaris menciptakan gol. Namun gemilangnya penampilan Galang mengawal gawangnya sehingga gol belum berhasil diciptakan. Kedua tim sebenarnya punya banyak peluang untuk menciptakan gol. Namun sejumlah peluang tersebut sulit diselesaikan. Hingga babak pertama berakhir kedua tim tidak mampu menciptakan gol.
Memasuki 45 penit babak kedua, Heron Goa, pelatih Perse Ende sedikit merubah formasi dan menarik beberapa pemain. Gerald Leonis yang tidak diturunkan distarter babak perak Perse. Namun lagi-lagi setiap serangan yang dibangun selalu tama kembali diturunkan. Masuknya Gerald dan Saiban Ibrahim alias Bule sedikit menambah daya dobrak Perse. Namun solidnya pertahanan Persiteng membuat mereka sulit menghasilkan gol. Bahkan satu serangan balik cepat yang dibangun Persiteng nyaris membuahkan gol. Tembakan terukur Ringu Loda yang berdiri bebas di sayap kanan cukup membahayakan gawang Perse. Namun Galang masih mampu menepis dengan sempurna tendangan lambung Ringu Loda. Selang 10 menit kemudian, giliran Perse membahayakan gawang Persiteng. Muhamad Edison memanfaatkan bola korner dengan sigap menyundulnya. Namun lagi-lagi sundulannya masih melebar.
Peluang emas Perse Ende baru tercipta dimenit ke-75. Tendangan bola long Muhamad Edison mengakibatkan kemelut di gawang Persiteng. Saat terjadi kemelut, salah tidak seorang pemain Persiteng menyentuh bola. Wasit Pieter Goa langsung menunjuk titik putih. Peluag ini tidak disia-siakan Saiban Basri alias Bule. Tembakan kerasnya memaksa Stepanus Bili memungut bola dari gawangnya. Namun gol Perse ini tidak bertahan lama. 15 menit kemudian, Persiteng membuat Perse bungkam. Bermain hanya dengan Sembilan pemain karena dua yang cedera belum dilakukan pergantian, dimanfaakan benar oleh Persiteng. Pergerakan pemain Persiteng yang tidak dikawal baik langsung menyodorkan bola kepada Teguh Ponco Bowo yang tanpa kawalan. Tembakannya tidak mampu ditepis Galang dan merubah kedudukan menjadi 1-1.
Gol balasan Persiteng ini tidak bertahan lama. Hanya berselang tiga menit kemudian, Teguh ponco Bowo mampu menggandakan gol keunggulan untuk Persiteng tepatnya menit ke-88. Gol ini merubah kedudukan menjadi 2-1. Peluang Perse menyamai kedudukan masih ada. Namun sayang sontekan manis Bule membentur mistar gawang. Kedudukan 2-1 untuk Persiteng ini bertahan hingga pertandingan usai.
Terhadap hasil pertandingan ini, Pelatih Kepala Perse Ende menyatakan mundur. Langkah itu dilakukan sebagai komitmennya karena sebelumnya dia sudah menyatakan tekad jika tim yang dia bawa itu kalah maka dia akan mundur. Menurut dia, kekalahan itu merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala. Para pemain sebenarnya sudah bermain maksimal namun belum dapat membuahkan hasil. Maka wujud dari tanggung jawabnya ebagai pelatih yang bertanggung jawab atas tim maka dia menyataan mundur dan tidak lagi melatih Perse Ende.



Persesba Sumba Barat Tahan Imbang 1-1 Persamba Manggarai Barat

* PSK Kabupaten Kupang Tekuk Perss Soe 3-1
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa, Flores Pos
Pada pertandingan kedua di Stadion Lebijaga, Kamis (23/7) mempertemukan Persesba Sumba Barat menghadapi Persamba Mangarai Barat. Pada laga ini, Persesba Sumba Barat di laga ini berhasil menahan imbang Persamba 1-1 atas Persamba Manggarai Barat. Dengan hasil ini, langkah Persesba kian mulus. Sedangkan Persamba tertutup langkahnya melaju ke babak perdelapan final ETMC 2009 Bajawa.
Sejak kick of babak pertama ditiupkan wasit Linus Mitang, Persesba yang turun dengan kostum hijau-hijau langsung menghentak pertahanan Persamba. Sum Idris, Junaidi dan Pua Jasmin menekan pertahanan Persamba dari beberapa lini. Suplai bola yang memadai dari lapangan tengah membuat hidup pertandingan. Lini bertahan Persamba yang dikoordinir Sahlan Umar bekerja apik dengan Berthi Agung, kapten tim Edu Bhoko dan Faruk. Ketatnya lini bertahan Persamba menyebabkan Persesba sulit menciptakan gol.
Sebaliknya, serangan Persamba yang dibangun apik dari lini tengah berkat suplai bola dari Yanto Beo, Ismail, Marsi Ambotang dan Adi Adrianus membuat serangan bertubi terus dilakukan Dion Nonggor, Yance Ledo mudah memasuki jantung pertahanan Persesba. Beberapa kali pergerakan Yance Ledo dan Dion Nonggor sulit dibaca pertahanan Persesba. Namun pelang-peluang menciptakan gol belum berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Persamba. Hingga babak pertama berakhir kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Persamba dan Persesba semakinngkatkan tekanan ke jantung pertahanan lawan. Sejumlah pemain mulai ditarik dan digantikan oleh pemain yang baru. Masuknya sejumlah pemain baru mulai memberikan nuansa baru di lapangan. Menit ke-57, Dion Nonggor yang bermain satu dua dengan Yance Ledo mampu mempedayai barisan belakang Persesba. Umpan silang Dion dari sisi sayap kanan mampu dusundul dengan sempurna Yance Lado dan memaksa Stepanus Bili memungut bola dari gawangnya.
Para pemain Persesba pun bersorak merayakan keberhasilan mereka menahan imbang 1-1 Persamba. Namun anak-anak Persamba tampak menangisi hasil imbang yang mereka raih. Hasil ini membuat langkah mereka kian tertutup. Sejumlah pemain bahkan menangis.
Sementara pertandingan di Lapangan Seminari Mataloko antara PSK Kabupaten Kupang vs Perss Soe berakhir dengan kemenangan PSK 3-1. Gol-gol PSK masing-masing diciptakan oleh Rustam Labuka, Lukas Kapitan sedagkan satu gol lainnya dihasilkan dari gol bunuh diri pemain Perss Soe, Hendra Takunama. Dengan hasil ini, PSK Kabupaten Kupang semakin membuka peluang dengan mengoleksi empat poin setelah bermain imbang 0-0 Perse Ende di laga perdana. Sedangkan Perss Soe yang sudah dua kali kalah masih menyisahkan satu pertandinan menghadapi Perse Ende pada Jumad hari ini.



Persematim Bermain Imbang Tanpa Gol dengan Persedaya

Oleh Hieronimus Bokilia

Bajawa, Flores Pos
Keseblasan Persematim Manggarai Timur pada laga keduanya menghadapi Persedaya Sumba Barat Daya harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Dengan hasil ini, Persematim masih memiliki peluang mendampingi Persim Manggarai ke perdelapan final nanti. Di pul C ini keempat tim sudah bermasin masing-masing dua kali dan Persim serta Persematim sama-sama mengoleksi poin empat. Sedangkan Persedaya baru berhasil mengoleksio dua pon dari hjasil dua kali seri dan Persab Belu harus menelan pil pahit karena dua kali kalah dalam laga sebelumnya.

Pertandingan antaras Persedaya vs Persematim di Stradion Lebijaga, Kamis (23/7) diimpin wasit Herman Wila. Sejak awal pertandingan, kedua tim saling serang dan mencari peluang menciptakan gol. Persematim yang menempat Dekky Kadja, Hendrik Seda, Artus Karpitang dan Maxi Rodja di lini serang silih berganti mengempur barisan pertahanan Persedaya. Suplai bola yang disodorkan Dion Bala, Marsianus sola cukup membantu dalam mengebrak jantung pertahanan lawan. Beberapa peluamng gol nyaris tercipta. Namun berkat kegesitan pemain belakang Persedaya yang digalang kapten tim Edi Wahyono mereka mampu mengimbangi anak-anak Manggarai Timur.

Pergerakan Heru, Yosua dan Frans yang tampil dengan kostum merah hitam dari Persedaya kerap kali pula membingungkan barisan pertahanan Persematim. Bola-bola panjang yang coba dimainkan anak-anak Sumba Barat Daya masih mampu dibaca lini bertahan Manggarai Timur. Edward Rabu dan kawan-kawan dengan mudah mematahkan serangan Persedaya. Peluang menciptakan gol sebenarnya ada namun kurang maksimal dimanfaatkan. Hingga turun minum babak pertama, kedua tim tetap bermain imbang tanpa gol.

Laga pada Kamis pagi kemarin merupakan laga yang seenarnya menarik untuk ditonton. Kedua tim sama-sama bermain cantik dan menghibur. Permainan keras memang terkadang dipertontonkan namun tidak sampai mengakibatkan wasit menghadiahi mereka kartu kuning. Laga ini merupakan satu-satunya laga di turnamen ETMC yang berjalan tanpa ada kartu kuning.

Di babak kedua, tempo permainan sedikit diperlambat. Namun serangan demi serangan terus dibangun silih berganti kedua tim. Persematim yang sebelumnya bermain imbang tidak mau melepas peluang begitu saja. Masuknya Kanis Jago menggantikan Robert Jawa semakin menghidupkan lini serang Persematim. Dua kali Kanis sebenarnya punya peluang mencetak gol. Peluang pertama berawal dari bola Maxi yang dilepaskan dari sayap kanan. Kanis yang sudah berdiri bebas di sebelah kiri gawang langsung menyambar bola yang diumpan Maxi. Namun sayang, tembakannya masih melenceng beberapa centi di tiang gawang.

Peluang kedua Kanis menciptakan gol berawal dari tendangan bebas. Bola terukur yang dilesakan mampu disundul dengan sempurna. Namun sayang, sundulan Kanis lagi-lagi masih melenceng di kiri gawang. Satu peluang ciptakan gol juga terjadi di menit-menit akhir. Kemelut yang terjadi di depan gawang nyaris saja terjadi gol. Namun gemilangnya penampilan kapten Edi Wahyono yang berdiri tepat di tiang gawang mampu enghalau bola keluar lapangan. Persedaya juga tak jarang memiliki peluang namun belum dimanfaatkan dengan baik untuk menciptakan gol. Hingga pertandingan disudahi, kedudukan imbang tanpa gol tidak juga berubah.

Di grup C yang dihuni Persim Manggarai, Persematim Manggrai Timur, Persedaya Sumba Barat Daya dan Persab Belu, Persim dan Persematim yang berpeluang besar lolos ke babak perdelapan final. Dengan mengoleksi empat poin, keduanya tinggal menyisahkan satu pertandingan. Jika ingin pososo tetap aman, Persim pada laga terakhirnya menghadapi Persedaya harus memenangkan pertandingan atau setidaknya menahan imbang Persedaya. Jika kalah peluangnya bisa terjanggal jika kalah selisih gol dengan Persedaya. Demikian pula Persematim. Laga terakjhirnya menghadapi Persab Belu adalah laga penentu. Sedangkan Persab Belu sama sekali tidak memiliki peluang lagi lolos dari babak penyisihan dengan hasil dua kali kalah. Laga terakhirnya menghadapi Persematim tidak begitu berpengaruh bagi Persab Belu.


PSKK Kota Kupang vs PSN Ngada Final Dipercepat
* Kota Kupang Jasnjikan Penampilan Menghibur
Oleh Hieronimus Bokilia

Bajawa, Flores Pos
Laga penentuan juara grup di pul A antara PSKK Kota Kupang menghadapi tuan rumah PSN Ngada diprediksi banyak pihak merupakan laga final yang dipercepat. Kualitas dan penampilan kedua tim di laga-laga sebelumnya yang begitu gemilang dan meyakinkan membuat banyak pihak berharap laga keduanya adalah partai final sesungguhnya. PSKK Kota Kupang yang dengan meyakinkan dengan dua kali kemenangan akan berjuang mengimbangi permainan PSN Ngada. Laga yang akan dimainkan Jumad (24/7) di Stdion Lebijaga Pukul 14.00 ini merupakan partai yang dinanti-nanti publik sepakbola Ngada.

Manajer PSKK Kota Kupang Felix Dando mengatakan, dengan hasil gemilang yang diraih saat menjamu Persewa akan menjadi modal saat menghadapi PSN Ngada. Dia berejanji PSKK akan menampilkan permainan cantik untuk menghibur pencinta sepakbola Ngada. PSKK akan bermain lepas dan mengimbangi permainan Ngada yang selalu identik dengan bola-bola panjang.

Pelatih Kepala PSKK, Jhoni Lumba mengakui, menghadapi PSN Ngada yang mendapat dukungan penuh suporter tuan rumah, PSKK akan berupaya mengimbangi permainan mereka. Cir khas PSN Ngada akan diimbangi dan berupaya menutup peluang mereka menekan pertahanan Kota Kupang. Para pemain, kata Lumba akan dimotifasi untuk bermain baik dan tidak terpancing sehingga mampu meredam gaya main PSN Ngada.

Untuk kesiapan pemain, kata Lumba, semuanya sudah siap tanding dn dengan waktu istirahat yang cukup mereka sangat siap menghadapi tuan rumah. Materi pemain yang turun pada laga menghadapi Persewa rata-rata akan dipertahankan. Kemungkinan adanya pergeseran memang tetap ada namun itu terjadi setelah evaluasi celah-celah pada pertandingan sebelumnya.

Pelatih PSN Ngada, Jhoni Dopo mengatakan menghadapi Kota Kupang yang juga merupakan tim bagus dengan materi pemain yang bagus PSN Ngada tetap akan bermain untuk mencuri poin. Prinsip PSN Ngada adalah setiap pertandingan adalah final karenanya kemenangan harus diraih. Dengan dua kali menang yang sudah diraih, tugas PSN sedikit lebih mudah karena sudah mengantongi enam poin. Apalagi, kata Jhoni Dopo, lawan terberat dalam pol A adalah Nagekeo karena mereka sudah tahu benar karakter dan skil bermain PSN Ngada. Untuk itu menghadapi Kota Kupang, tidak ada kata lain PSN harus memenangkan partai ini untuk tetap menjaga posisi.

Melihat kesiapan kedua tim dilaga Jumad ini, tentu mereka akan menampilkan permainan terbaik. Hans Dore tentu masih menjadi pilihan utama pelatih Jhoni Dopo mengawal gawang PSN. Di lini belakang, Mirus Dhiu, Saver Neto dan Tius Ngei tentu akan dipoertahankan mengingat gemilangnya penampilan mereka sebelumnya. Di laspangan tengah No Liko, Evo Sabu, Deus Neri dan Hendro Toda juga menjadi pilihan distarter line up. Dus Neri, Kletus Gabhe tentu akan menjadio pemain sayap yang bisa membantu Otha Pone dan Dami Ria menggebrak pertahanan Kota Kupang sambil sesekali membantu menyerang.

Kota Kupang sendiri tentu tidak terlalu banyak merombak line up. Kemungkinan, Kota Kupang akan kembali pda line up awal saat menjamu Perserond. Rian Patty atau Dodi Lisnahan masih menjadi pilihan di bawah mistar gawng. Di lini belakang, ada Jabur, Frans Fanggidae, Juan Se dan Lexi Tetun. Lapangan tengah ada Dikky, Leksi Lapaan, Hilarius, Kevin dan tentu saja di lini serang Ferdi Pere top score sementara akan diduetkan dengan Ibnu atau Adi Leki untuk menggebrak pertahanan PSN Ngada.




















Ingin Bawa PSNK Bisa Bersaing

Marianus Busa

Melihat perfomanya di lapangan semua penonton dibuatnya kagum. Pergerakan-pergerakannya di semua lini membuat Marianus Busa disegani dan menjadi momok bagi pertahanan lawan. Siapapun lawannya Man Busa tidak gentar. Kecepatannya, ketenangannya selalu menjadi ancaman bagi lawan-lawannya terutama pemain belakang lawan. Pria kelahiran Mauponggo, 25 Maret 1978 ini selalu menjadi yang terbaik di lini depan PSNK Nagekeo.

Man Busa selalu menjadi piliohan utama pelatih Primus Kadu di setiap laga ETMC Bajawa. Kepercayaan itu tidak dia sia-siakan dan selalu dibuktikan dengan perfoma terbaik. Itu ditunjukan dengan gol tunggalnya ke gawang Perserond Rote Ndao. Selebrasi seadanya dan kembali serius melakoni jalannya pertandingan.

Hanya satu tekadnya, mengangkat nama besar PSNK Nagekeo di kancah TMC 2009 Bajawa. Jika selama ini dia sudah melanglangbuana dan membela kabupaten lain, kini saatnya dia pulang kampung dan mengangkat “waka” PSNK Nagekeo. Hanya satu tekadnya, PSNK Nagekeo harus bisa bersaing dengan kabupaten-kabupaten lain di ajang ETMC. Maju terus djou. (hiero bokilia)


Perse Ende Harus Raih Poin Penuh Saat Jamu Persiteng

Oleh Hieronimus Bokilia

Bajawa, Flores Pos
Perse Ende yang pada laga perdananya di Lapangan Seminari Mataloko Selasa lalu bermain imbang tanpa gol dengan PSK Kabupaten Kupang, hraus meraih kemenangan dan mengumulkan tiga poin untuk menjaga posisinya tetap eksis di ETMC Bajawa. Jika kalah atau drow dipastikan l;angkah Perse Ende akan semakin sulit.

Pelatih Kepala Perse Ende, Heron Goa mengatakan, menghadapi Persiteng Sumba Tengah Perse Ende harus mampu mencuri poin. Karena itu, tidak ada kata lain selain Perse Ende harus bermain lebih bagus, menjaga kekompakan dan mencetak gol untuk menang. Prinsipnya, laga menghadapi Persiteng adalah laga final. “Itu laga hidup mati kami. Kalau tidak posisi kami terancam.” Kepada para pemain, kata dia, akan diminta untuk bermain lepas dan tidak terpengaruh. Jka pada laga perdana menghaapi PSK Kabupaten Kupang permainan mereka kurang padu karena belum adaptasi maka dipertandingan kedua ini mereka harus bisa bekerja sama lebih baik.

Menyangkut komposisi pemain yang akan diturunkan, kemungkinan besar tetap mempertahankan pemain yang sudah turun sebelumnya. Hanya Saiban Basri alias Bule yang kemungkinan diubangku cadangkan karena cedera di pipi kanan saat laga dengan PSK. Sedangkan pemain yang lain masih dipertahankan.

Sementara itu kubu Persiteng Sumba Tengah yang sebelumnya menang tipis 1-0 menghadapi Perss Soe sudah memiliki modal tioga poin dan sementara berada di puncak klasemen sementara. Untuk menjaga posisinya tentu mereka tidak mau berbagi poin dengan Perse apalagi harus menyerah. Karena itu, Persiteng juga akan bermain all out memenangkan laga ini.

Perkiraan pemain Perse Ende, kiper Galang, belakang M Farid, Abdul Aziz, Lorens Lay, tengah Lanar, Gerald Leonis, Hiro Kada, Don Proneto, Ahmad Kadir. Sedangkan duet di lini depan kemungkinan akan tetap dipertahakan Tarsi Dopo dan Satban Basri.

Sedangkan dari Persiteng, dipastikan akan tetap enurunkan line up pada pertandingan perdana. Kiper Yani Edi Wiyanto, belakang, Emanuel, Ringu Lodo dan Yeheskiel. Lapangan tengah, Agus Bili, Andreas Radja, Yudikiar Praing, dan lapangan depan Suryade Panguraba, Hardiyanto dan Teguh Ponco Bowo.



PSK Kota Kupang Puncaki Klasemen Sementara di Grup A

* Dua Kali Menang Jadi Motifasi
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa, Flores Pos
Kemenangan telak 3-1 PSK Kota Kupang atas Persewa Waingapu membawa mereka memuncaki klasemen sementara dngan total enam poin dan selisih satu gol atas tuan rumah PSN Ngada. Dengan kemenangan ini juga, PSK Kota Kupang membuat tersandung langkah Persewa di turnamen ETMC Bajawa.

Laga PSK Kota Kupang vs Persewa Waingapu di Stadion Lebijaga Rabu (22/7) pagi kemarin dipimpin wasit Hidayat. Pertandingan baru berjalan lima menit ketyika satu kemelut di muka gawang Persewa Ferdi Lape langsung melesakan satu tembakan yang tidak dapat dijangkau penjaga gawang Persewa Gregorius Dara. Gol ini sempat mengundang protes pemain dan oficial tim Persewa. Pasalnya sebelum tercipta gol, pemain Kota Kupang sudah masuk perangkap ofside. Namun hakim garis Idris Boli yang sudah mengangkat bendera kemudian menurunkannya lagi sehingga terjadi kemelut di depan gawang Persewa yang membuahkan gol.

Tim oficial Prsewa dan kapten tim Azuri Ibrahim melakukan protes kepada komisi wasit dan pengawas pertandingan. Mereka bahkan sempat mengancam akan melakukan mogok jika gol tetap disahkan wasit. Namun setelah melalui pembicaraan dan mendengarkan penjelasan dari pengawas pertandingan Hironimus Buyanaya, Persewa akhirnya dapat menerima keputusan wasit sehingga pertandingan dapat dilanjutkan kembali.

Pertandingan berjalan seimbang. Kedua tim saling menyerang. Ferdi Pere dan Ibnu selalu melakukan pergerakan yang merepotkan barisan pertahanan lawan. Beberapa kali Gregorius dipaksa jatuh bangun mempertahankan gawangnya. Suplai bola-bola panjang yang dimainkan Jabur dan pemain tengah lainnya sangat embantu Ferdi Pere mendobrak pertahanan Persewa. Sebaliknya Persewa tidak mau kehilangan muka dan takluk terhadap Kota Kupang. Beberapa kali mereka menekan pertahanan Kota Kupang dan sempat membahayakan gawang yang dikwal Dodi Lisnahan.

Menit ke-22 merupakan menit berharaga bagi Persewa. Pergerakan Mansur yang masuk ke kotak terlarang Kota Kupang ditekel keras Yohanes Ie. Wasit Hidayat langsung menunjuk titik putih. Kesempatan ini tidak dibuag percuma Persewa. Kapten tim Azuri Ibrahim langsung mengibuli Dodi dengan tendngan kerasnya. Dodi yang sudah terlanjur terjun ke kiri hanya bisa melihat jalanya dirobek Azuri. Gol Azuri mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Imbang 1-1 membuat kedua keseblasan kembali bersemangat. Namun Kota Kupang yang merasa terkejar bermain keras hingga Hidayat terpaksa menghadiahi dengan kartu kuning. Kedua tim saling menyerang namun tidak juga membuahkan hasil. Baru pada menit ke-38 peluang emas terbuka bagi Kota Kupang. Ibnu yang bergerak mengiring bola memasuki pertahanan Persewa dijepit empat pemain belakang Persewa. Ibu yang ditekel dengan keras terjatuh di kotak enam belas. Wasit hidayatpun langsung berlari menunjuk titik putih. Eksekusi pinalti dimanfaatkan dengan sigap oleh kapten tim Ferdi Pere. Gol kedua Pere mengubah kedudukan menjadi 2-1. Gol Ferdi Pere ini juga mengantarnya sebagai tip score sementara dengan koleksi tiga gol. Hingga babak pertamausai, kedua tim tidak mampu mengubah kedudukan.

Memasuki babak kedua, Persewa langsung menghentak pertahanan Kota Kupang. Pelatih Persewa mencoba mengubah pola permainan dan menarik beberapa pemain dan memasukan sejumlah peain pengganti. Namun perjuangan keras anak-anak Sandelwod belum juga berbuah hasil. Tekanan demi tekanan mampu dihalau dengan sempurna barisan belakang Kota Kupang. Sebaliknya Kota Kupang juga tak ketinggalan melakukan serangan balik. Beberapa kali Ferdi Pere dan kawan-kawan merepotkan barisan pertahanan Persewa. Namun gemilangnya lini bertahan dan tangguhnya kiper Gregorius masih mampu mrenyelamatkan kedudukan.

Baru pada menit ke-70 Kota Kupang kembali menambah pundi gol. Pergerakan cepat Kadar Burhan yang masuk menggantikan Kevin mampu memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persewa. Gol Kadar Burhan mengantar Lota Kupang menang telak atas Persewa Waingapu dan mengantar PSKK Kota Kupang memuncaki kelas semen.

Manajer PSKK Kota Kupang, Fdelix Dando usai pertandingan mengaku puas dengan permainan anak asuh Helmon Liko. Menurut dia, mereka harus memenangkan partai ini agar menjaga posisi tetap aman mengingat pada laga selanjutnya masih ada PSN Ngada dan Nagekeo. Kedua tim ini merupakan tim tangguh sehingga saat menghadapi Persewa poin penuh harus diraih dengan sempurna. Menghadapi laga dengan PSN Ngada pada Jumad nanti, kata Dando, Kota Kupang akan mempertontonkan permainan cantik yang bisa menghibur masyarakat.



Persami Maumere Tahan Imbang Perseftim

* Yance Padeng Protes Kepemimpinan Wasit
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa, Fores Pos
Persami Maumere pada laga keduanya menahan imbang tanpa gol Perseftim Flores. Hasil seri ini merupakan yang kedua bagi Persami setelah sebelumnya ditahan imbang persesba Sumba Barat 2-2. dengan hasil ini, kedua tim masih memiliki peluang untuk bertahan di ajang turnamen ETMC XXV Bajawa.

Persami Maumere yang turun dengan kostum kebanggaan hijau-hijau langsung menghentak barisan pertahanan Perseftim sejak kick off babak pertama dimulai. Edmon Ngata, Aprianto Kleopas dan Yon Ramba langsung mengepung barisan pertahanan Perseftim membuat repot Alfons Langga dan kawan-kawan. Kedua tim saling menyerang sejak menit awal babak pertama namun belum mampu menciptakan gol. Beberapa kali psukan hijau-hiojau Persami membuat penjaga gawang Perseftim Ramadan Kaha jatuh bangun mempertahankan gawangnya dari gempurn anak-anak nyiur melambai.

Namun anak-anak asuh Jhoni Patty Diaz yang bermain tenang dengan mudah mematahkan setiap serangan. Mereka juga beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Persami. Pergerakan Fery Langkamau dan Kholid Mawardi di lini serang kadang sulit diantisipasi Aris Marsudi, Ignas Balun dan Regina Idus. Tembakan-tembakan keras Kholid masih mampu dijinakan Gusti Ngurah. Iwan Jabil, Master Langkamau, Bambang Tokan dan Hengki Halan yang terus mensuplai bola dan sesekali membatu menyerang sulit menembus pertahanan Persami.

Bahkan satu tendangan terukur Yon dari sisi kiri pertahanan Perseftim membuahkan gol. Namun gol ini dianulir oleh wasit karena pada saat bersamaan salah satu pemain Persami sudah masuk perangkap ofside. Keputusan wasit ini mendapat reaksi keras pemain dan oficial tim Persami. Mereka menilai gol itu merupakan tembakan langsung sehingga pergerakan pemain di lapangan tidak mempengaruhi dan tidak menguntungkan. Namun wasit tetap menganulir gol Persami tersebut. Kedua tim terus melanjutka pertandingan. Namun hingga wasit Jimi Malangsang meniup pluit panjang pertanda jedah babak pertama, kedua tim tak mampu menciptakan gol.

Memasuki babak kedua, permainan cepat dilakoni kedua tim. Serangan demi serangan terus dibangun kedua keseblasan. Namun lagi-lagi belum dapat membuahkan hasil. Sebenarnya di babak kedua Perseftim memiliki satu kesempatan mencetak gol. Namun tendangan Rahman Bahar mengenai tiang jauh dan bola masih diselamatkan pemain Persami. Rahman Bahar yang nyaris melakukan selebrasi hanya terkapar menyeselai gagalnya dia menciptakan gol.

Kedua tim tetap bermain ngotot. Peluang-peluang gol selalu tercipta namun tidak mampu diselesaikan dengan sempurna. Hingga berakhirnya partai ini kedudukan tetap imbang tanpa gol.

Yance Padeng, Pelatih Persami menyesalkan kepemimpinan wasit yang memimpin jalannya partai Persami vs Perseftim. Banyak keputusan wasit yang merugikan tim seperti tendangan langsung dan gol namun dinyatakan ofside. Namun secara keseluruhan dia mengakui penampilan anak asuhnya yang sudah bermain cukup gemilang. Dia juga tak segan-segan memuji Preseftim yang bermain bagus. Menurutnya, perubahan formasi yang dilakukan telah memberikan dampak bagi tim. “Mreka sudah main bagus. Seharusnya kami menang.”

Sementara Jhoni Patty Diaz mengaku puas dengan hasil yang dicapai. Semua pemain sudah menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Hanya saja karena tim yang dihadapi juga memiliki kualitas bermain yang bagus sehingga belum dapat menciptakan gol. Pertandingan ketiga akan dihadapi dengan baik dan harus menang untuk menjadi juara di grup.


PSKN Bungkam Perserond Rote Ndao
Oleh Hoieronimus Bokilia

Bajawa, Flores Pos
PSNK Nagekeo yang pada laga perdana menyerah satu gol atas PSN Ngada berhasil mengalahkan Perserond Rote Ndao dengan skor 2-0 di Stadion Lebijaga Bajawa, Rabu (22/7). Dua gol PSNK Nagekeo tercipta dari kaki striker Man Busa menit ke-50 dan gol bunuh diri pemain Perserond Rote Ndao, Haswandri menit ke-63.

Kedua tim yang sebelumnya sama-sama mengalami kekalahan langsung bermain menekan sejak kick off dibunyikan wasit Saleh Wongso.keduanya harus mengejar kemenangan untuk mampu membuka peluang kedua tim untuk melaju ke babak selanjutnya.

Di babak awal, Perserond meladeni permainan PSNK Nagekeo dan sempat membuat mereka sters karena belum juga menciptakan gol. Meskipun permainan keduasnya cukup alot dan menegangkan, menit-menit awal babak pertama secara meyakinkan PSNK Nagekeo mampu menguasai permainan. Mereka bahkan mengurung Perserond setengah lapangan. Perserong tidak diberikan kesempatan memasuki daerah enam belas. Beberapa kali duet striker Man Busa dan Maksi Kami berhasil menciptakan sejumlah peluang emas namun gagal membuahkan gol karena lemahnya penyelesain akhir.

Perserond yang terus ditekan praktis bertahan total dalam mengamankan wilayah pertahanan guna menghadapi serangan yang datang secara bergelombang dari para pemain PSKN Nagekeo. Lini depan hanya menyisakan Toni Luis yang tidak dapat berbuat banyak menghadapi para pemain belakang PSKN Nagekeo yang tampil taktis dan tanpa kompromi. Bola-bola yang masuk ke lini pertahanan selalu disapu bersih Alex Bhara, Eman Mau dan Kristo Naisaijo.

PSNK yang mendapatkan dukungan dari mayoritas penonton tidak berhenti menyerang meskipun selalu gagal dalam penyelesain akhir bahkan tidak jarang para pemain belakang PSKN juga ikut naik membantu serangan ketika lini depan gagal menghasilkan gol. Serangan yang datang terus menerus praktis membuat para pemain Perserond bertahan di daerah pertahanan sendiri. Serangan tak henti-hentinya ini membuat repot barisan pertahanan Perserond. Pelatih Perserond, Denver Pinggak yang melihat anak asuhnya terus ditekan meminta agar para pemainnya keluar menyerang namun hal itu selalu saja kandas ketika memasuki area pertahanan Nagekeo yang dibangun secara rapi dibawah koordinasi Kristoforus dan duet Eman Mau dan Alex Bhara. Meskipun terus menekan pertahananan Perserond Rote Ndao para pemain PSNK Nagekeo gagal menghasilkan gol sampai babak pertama berakhir.

Di babak kedua para pemain PSKN Nagekeo tetap tidak mengendurkan penetrasi ke pertahanan Perserond. Tekanan yang datang bertubi-tubi ahirnya membuahkan hasil. Man Busa berhasil menaklukan ketangguhan penjaga gawang Perserond Rote Ndao Yosep Maudaka. Gol tersebut menjadi pemicu semangat anak-anak asuh Primus Kadu. Mereka semakin kesetanan membangun serangan.

PSKN kembali unggul setelah pemain belakang Perserond Haswandiri melakukan gol bunuh diri. Gol itu lahir setelah Edward Togo bola melepaskan tembakan dari luar kotak penalty membentur tiang gawang dan sempat terjadi kemelut. Bola sundulan yang dilakukan Man Busa disundul Haswardy agar keluar dari lapangan. Namun sundulannya bukan menyelamatkan gawangnya tapi justru mengarah ke mulkut gawang dan tercita gol dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 bagi PSNK Nagekeo. Gol ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Pelatih PSNK Nagekeo, Primus Kadu menyatakan sangat puas atas penampilan pemain. Dengan kemenangan ini sedikit membuka peluang dan dia menjanjikan akan tampil lebih baik di pertandingan menghadapi PSKK Kota Kupang.
Sementara laga di Lapangan Seminari Mataloko antara Persim Masnggarai menantang runer up ETMC XXIV Belu tim Persab Belu berakhir dengan kemenangan Persim Manggarai dengan skor 2-1. Gol kemenangan Persim diciptakan oleh Raimundus Janggo dimenit ke-38 dan gol kedua oleh Yohanes dimenit ke-48. satu-satunya gol balasan dari Persab Belu dihasilkan oleh Johni Martin.



PSNK Nagekeo dan Perserond Bertekad Menang

Oleh Hieronimus Bokilia

PSKN Nagekeo dan Perserond Rote Ndao di grup A akan bertemu hari ini. Keduanya harus berjuang keras karena sama-sama menelan kekalahan di aga perdana mereka. Keduanya harus berjuang memenangkan laga ini sehingga bisa membantu kedua tim tetap eksis di ajang ETMC Bajawa.

Pelatih PSNK Nagekeo, Primus Kadu usai laga dengan PSN Ngada mengatakan kendati kalah para pemain sudah tampil maksimal. Mereka, kata Kadu hanya kurang beruntung saja. Untuk itu menghadapi laga melawan Rote Ndao hanya satu target yakni harus memangkan partai tersebut. Menghadapi Rote Ndao menurut Kadu, sejumlah pemain yang turun pada saat melawan PSN Ngada akan tetap dipertahankan. Hanya saja tentu ada perombakan di beberapa lini yang dinilai kurang maksimal pada saat melawan PSN Ngada. Dia berkeyakinan Rote Ndao bisa diatasi dengan tetap tampil ngotot seperti laga melawan PSN Ngada.

Sementara PSKK Kota Kupang yang dilaga pertama menang tipis satu gol atas Perserond Rote Ndao, dilaga kedua menghadapi Persewa Waingapu bertekad untuk mengamankan posisi mereka. Untuk itu hanya satu tekad yakni menang agar bisa merebut poin penuh. Pelatih Helmon Liko harus berjuang keras mengingat performa Persewa di laga mereka saat melawan tuan rumah PSN Ngada cukup mengagumkan kendati menyerah dua gol atas tim tuan rumah. Di grup A bercokol tim-tim tangguh seperti PSN Ngada, PSNK Nagekeo dan Persewa Waingapu. Grup A merupakan grup maut sehingga untuk menjaga posisi agar tetap aman maka laga ini hrus dimenangkan. Mengingat dua laga terakhir enghadapi PSN Ngada dan PSNK Nagekeo keduanya merupakan tim tangguh yang cukup merepotkan Kota Kupung.



PSK Tahan Imbang Perse Ende

* Pelatih Kedua Tim Nyatakan Puas
Oleh Hiero Bokilia


Bajawa, Flores Pos
Tim Perse Ende dalam laga perdananya di Lapangan Seminari Mataloko Selasa kemarin ditahan imbang tanpa gol oleh PSK Kabupaten Kupang. Sejak awal pertandingan kedua tim bermain lamban. Kondisi ini menurut pelatih Perse Ende Heron Goa maupun PSK Kabupaten Kupang Matias Bisinglasi disebabkan karena pertandingan tersebut merupakan pertandingan perdana. Dengan hasil seri tanpa gol ini, kedua tim harus berbagai poin satu.

Laga yang dipimpin wasit Idris Boli ini sejak menit pertama kick off masing-masing tim langsung berupaya membangun serangan. Anak-anak asuh Matias Bisinglasi langsung menghentak pertahanan Perse Ende dan sempat membuat repot pertahanan Perse yang dikawal M Farid, Asrin Abdullah dan Lanar. Beberapa kali pula Galang Leonis penjaga gawang Perse berjibaku dengan Dino Lopez, Mesker Kapitan dan Nico Decastro. Namun tekanan-tekanan PSK mampu dibendung anak-anak Laskar Tri Warna.

Sebaliknya serangan Perse Ende yang dibangun melalui lini tengah juga selalu kandar. Gigihnya pertahanan Akancio Parera, Dominggus Dasilva dan Jumadin Labuka membuat mereka sulit menembusnya. Sulitnya Perse mencetak gol tidak lepas dari gemilangnya Okto Adiso penjaga gawang PSK. Sepanjang babak pertama tercatat dua kali PSK mempunyai peluang menciptakan gol. Namun tendangan keras Rahmadan Labuka masih melenceng di atas mistar gawang. Demikian juga Perse. Gol nyaris tercipta dari kaki Gerald Leonis melalui satu tendangan bebas. Namun sayang bola masih melenceng di sisi kiri penjaga gawang. Hingga turun minum babak pertama, kedua keselasan belum mampu memecah kebuntuan.

Di babak kedua, kembali kedua tim berupaya membangun serangan. Beberapa pemain terpaksa ditarik. Masuknya sejumlah pemain baru dikedua tim sedikit memberikan andil. Namun lagi-lagi kedua tim sulit menciptakan gol. Bahkan pada laga babak kedua ini, kedua tim mulai bermain emosional hingga wasit menghadiahi tiga kartu kunig untuk Perse Ende dan dua kartu kuning untuk PSK. Sejumlah pemain PSK dalam laga ini juga mengalami kejkang-kejang dan harus ditandu keluar lapangan. Bahkan Saiban Basri harus dijahit akibat disikut permain PSK. Hingga pertandingan usai, kedua tim belum juga berhsail menciptakan gol. Dengan hasil seri tanpa gol ini, kedua tim harus puas dengan poin satu.

Matias Bisinglsai usai pertandingan mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. Menurut dia, penampilan an daya juang anak-anak seperti itu yang diharapkan. Apalagi, Perse Ende pada penampilan mereka yang terbaik sehingga sejumlah peluang belum dapat menghasilkan gol. Namun dari laga itu setidaknya membuka peluang bagi Kabupaten Kupang dalam menghadapi Perss Soe di laga kedua. Untuk laga kedua menghadapi Soe ini, targetnya harus menang agar bisa menjaga posisi tetap aman.

Bisinglasi juga menilai pada pertandingan itu ada sejumah hal yang perlu dievaluasi kembali terutama oleh komisi wasit. Ada sejumlah pelanggaran yang tidak perlu diberikan sanksi namun hal itu masih dilakukan. Untuk itu, dia berharap komisi wasit perlu membuat evaluasi agar kesalahan-kesalahan itu tidak terulang lagi sehingga tidak menimbulkan kontroversi di pertandingan selanjutnya.

Heron Goa dari Perse Ende juga mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Dia akui, penampilan perdana ini membuat para pemain masih tegang apalagi inimnya persiapan membuat para pemain belum saling mengenal beteyul karakter main teman-teman main mereka. Namun dengan hasil ini setidaknya bisa memberikan peluang bagi Perse ke laga selanjutnya agar bisa mencuri poin.

Pada laga ini disaksikan pula Bupati Ngada, Piet Jos Nuwa Wea dan Wakil Bupati Ende, Achmad Mochdar. Wabub Mochdar mengaku puas dengan hasil yang diperoleh. Dalam setiap pertandingan, katanya menyampaikan pesan bupati Ende, agar setiap pemain menjunjung sportifitas dan fair play. Bupati, katanya tidak ingin para pemain bermain tidak sportif dan menimbulkan keonaran di lapangan. Diajuga berharap agar dipertandingan keduapara pemain harus bermain lebih bagus lagi. Untuk itu keada para pemain diminta untuk menjaga stamina dan meningkatkan motifasi dalam setiap pertandingan.


Persami Maumere Siap Jajal Kemampuan Perseftim Flotim
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa Flores Pos
Hasil imbang menghadapi Persesba Sumba Barat pada laga perdananya di Lapangan Seminari Mataloko, Persami Maumere menyatakan kesiapannya untuk menjajal kemampuan Perseftim Flores Timur di laga kedua. Perseftim sendiri pada laga pertama menang dua gol atas Persamba Manggarai Barat. Kedua tim tentu akan bermain habis-habisan untuk bisa merebut poin.

Pelatih Perseftim Flotim Jhoni Patty Diaz mengatakan, dengan bekal tiga poin penuh yang diraih dari pertandingan melawan Persamba merupakan modal bagi tim untuk maju kelaga kedua menghadapi Persami. Untuk laga kedua ini, para pemain akan tetap diinstruksikan untuk bermain menyerang dan menciptakan gol. Bagi Perseftim iondahnya permainan harus didukung dengan kemenangan. Maka tidak ada kata lain selain menang pada laga kedua menghadapi Persami Maumere. Kendati diakui bahwa materi pemain Persami rata-rata bagus namun dengan materi yang dimiliki diharapkan mampu mengimbangi permainan mereka.

Untuk formasi dan materi pemain, kata Patty Diaz, dia masih mempertahankan formasi yang ada. Jika pun ada perombakan tentu hanya pada lini yang pada laga awal dianggap masih kecolongan. Dia berharap dengan formasi yang ada Perseftim dapat meraih poin penuh pada laga keduanya ini.

Sementara dari kubu Persami Maumere, Yance Padeng menyatakan bahwa laga kedua menghadapi Perseftim mau tidak mau harus menang. Mengingat di laga perdana megnhadapi Persesba, Persami bermain imbang maka dilaga ini harus enang agar peluang ke depan semakin terbuka. Soal materi pemain, melihat dnegan performa Persami di laga perdana maka materinya akan tetap dipertahankan. Semua pemain sangat siap diturunkan kapan saja kendati baru saja menjalani pertandingan.

Prakiraan pemain yang akan diturunkan Persami, Ngurah Wibawa, Dus Yuandri, Jo Boli, Nar Bulin, Piduk Reginaldus, Agus Ben, Arnold Gaty, Gaby da Costa, Yon Ramba, Ciu Kleopas dan Steven Pati.
Sementara dari Perseftim, Ivan Baon tentu menjadi pilihan utama mengawal gawang Perseftim. Dibelakang tentu juga masih mempertahankan Al Gadri, Januardana, Alfons Langga. Sedangkan di lapangan tengah dengan melihat penampilan gemilang Hengki Hallan, Kristo Herin, Parkus Fernandez dan Bambang Tokan sertaIwan Jabir maka mereka juga akan menjadi pilihan utama Jhoni Patty. Ferry Langkamau yang dilaga awal kurang hidup kemungkinan akan digantikan Kholid Mawardi di lini serang berduet dengan Rahman Abubakar.



22 Juli 2009

Jamu PSNK Nagekeo, PSN Ngada Menang Tipis

* Primus Kadju, Puji Permainan PSN
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa, Flores Pos
PSN Ngada yang turun bermain dilaga keduanya di Stadion Lebijaga Bajawa menjamu saudara mudanya PSNK Nagekeo hanya menang tipis satu gol. Kedua tim yang memiliki kemampuan rata-rata sama dan merasa bermain di hadapan public sendiri bertaruh habis-habisan mempertahankan gengsi. Namun begitu banyak peluang hanya mampu dimanfaatkan oleh PSN Ngada melalui tendangan first time dari Heru Nery yang mengenai tiang jauh dan bolapun menggelinding masuk gawang PSNK Nagekeo. Keunggulan satu gol atas PSNK Nagekeo ini mengantarkan PSN Ngada memuncaki klasemen sementara dengan poin enam dari dua laga yang sudah dijalani.

Riuh rendah penonton di Stadion Lebijaga Selasa (21/7) kemarin memberikan motifasi tersendiri bagi PSN Ngada yang turun dengan kostum putih-putih. PSNK Nagekeo yang juga mendapat simpati suporter tuan rumah juga memberikan perlawanan sengit. Permainan kedua tim berlangsung dalam tempo cepat. Bola-bola panjang selalu dimainkan kedua tim. PSN Ngada yang diperkuat pemain nasional Heru Nery bermain taktis. Pergerakan Otha Pone, Hendro Toda, Dami Ria dan Kletus Gabhe di setiap lini membuat repot pertahanan PSNK Nagekeo. Solidnya pertahanan Nagekeo yang juga sesekali balik menekan sempat membuat sters anak asuh Jhoni Dopo. Hingga menit ke-40 tak satupun gol yang mampu tercipta.

Heru Nery memang memiliki pengalaman segudang. Tembakan first time-nya tidak mampu ditepis dengan sempurna Billy Ferdin. Bola tips yang membentur tiang jauh lolos dan berhasil merobek jala PSNK Nagekeo. Kedudukan pun berubah 1-0 untuk keunggulan PSN. Berada di atas angin, No Liko dan kawan-kawan semakin meningkatkan tempo permainan. Namun beberapa peluang Otha Pone membobol gawang Nagekeo masih mampu dijinakan Billy Ferdin kiper tangguh PSNK Nagekeo. Keunggulan satu gol bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Primus Kadju pelatih Nagekeo mulai mencoba merombak pola permainan. Masduknya Maxi Kami di pertengahan babak pertama sedikit menghidupkan lapangan tengah Nagekeo. Suplai bola ke Man Busa mulai nampak. Namu kettatnya lini belakang PSN membuat Man Busa dan kawan-kawan tidak dapat berbuat banyak. Kedua tim juga tak jarang saling takel hingga Idris Boli menghadiahi kartu kunig. Menit-menity akhir babak kedua, PSNK Nagekeo justru semakin mempertasjam serangan. Satu serangan yang dibangun dari sisi kanan pertahanan PSN Ngada oleh Edward Togo dan Frans Damasus yang masuk menggantikasn Man Busa nyaris membuahkan gol. Namun hingga berakhirnya pertandingan kedua tim tidak dapat merubah kedudukan.

Mengomentari partai ini, pelatih PSNK Nagekeo, Primus Kadju mengakui kualitas dan performa anak asuh Jhoni Dopo. Menurutnya, kedua tim bermain sangat bagus sehingga kendati kalah tipis dari PSN Ngada namun dia puas dengan hasil yang diraih. Para pemain sudah sangat luar biasa mampu meladeni PSN Ngada yang memiliki skil dan pengalaman.
Jhoni Dopo mengatakan partai yang dimainkan sangat bagus namun PSN Ngada lebih beruntung dalam memanfaatkan setiap peluang gol yang ada. Dengan kemenangan ini, membuat langkah PSN semakin mantap di dua laga terakhir. “Lawan paling berat kita adalah Nagekeo. Bukan berarti mau meremehkan tim lain karena Nagekeo tahu benar karakter PSN Ngada.”

Sementara partai Persami Maumere vs Persesba Sumba Barat di Lapangan Seminari Mataloko berakhir imbang 2-2. Persami Maumere yang unggul lebih dahulu lewat gol Yon Ramba di menit ke-23 dan digandakan kembali oleh Ciu Kleopas di menit ke-42 menjelang turun minum. Namun unggul; 2-0 dibabak pertama tidak mampu dipertahankan anak-anak Nyiur Melambai. Persesba Sumba Barat mampu menyamai kedudukan di menit ke-53 melalui Marsel Zaimot dan Zola berhasil membawa Persesba mencuri satu poin dengan menggandakan gol di menit ke-93. dengan hasil ini, Persami Maumere harus berbagi poin satu-satu degan Persesba Sumba Barat.



Perse Siap Jajal PSK

Oleh Hieronimus Bokilia

Bajawa, Flores Pos
Pelatih Kepala Perse Ende, Heron Goa mengatakan, anak asuhnya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk turun di laga perdana menghadapi PSK Kabupaten Kupang di Lapangan Seminari Mataloko Selasa sore hari ini. Bagi Perse Ende, siapapun lawan yang dihadapi sudah sangat siap untuk bertempur. Tim Laskar Tri Warna kata Goa akan memainkan formasai 3-5-2 dengan pemain yang dipilih turun adalah pemain yang sudah berpengalaman dan memiliki skil di atas rata-rata. Bagi Perse Ende, setiap pertandingan adalah final. Karenanya, setia pemain dimotifasi untuk memberikan penampilan terbaik.

Prakiraan pemain yang akan diturunkan kipper Galang Leonis, belakang, Egi, Aziz, Conte, lapangan tengah, Dion, Edison, Lanal, Heri dan Saiban. Sedangkan di lini serang akan ditempatkan Gerald an Saiban.

Pelatih PSK Kabupaten Kupang, Matias Bisinglasi yang sudah tidak asing di rana persepakbolaan NTT tentu tidak mau kalah dengan strategi yang dimainkan Heron Goa. Dengan tegas Bisinglasi katakan PSK siap untuk main dan mengimbangi Perse mengingat materi pemain Perse juga diakuinya bagus. “Kita akan imbangi Perse dan siapa yang baik baik dia akan berhasil.”

Dengan formasi 4-4-2, Bisinglasi akan berupaya mencuri poin dalam laga ini. Paling tidak hasil terjelek drow untik bisa mencuri poin dari laga ini. Kesiapan tim sudah sangat maksimal dan siapapun lawan yang akan dihadapi anak-anak Kabupaten Kupang siap mempersembahkan permainan terbaik. Intinya menjunjung tinggi sportifitas dan fair play karena persahabatan lebih penting.



Persematim Permalukan Persim

* Skor Akhir 2-1
Oleh Hieronimus Bokilia


Bajawa, Flores Pos
Persematim Manggara Timur berhasil memeprmalukan induk semangnya Persim Manggarai pada laga sore hari di Stadion Lebijaga Bajaawa, Senin (20/7). Persim Manggarai unggul lebih dahulu lewat gol yang diciptakan Willy A. Pong dimenit ke-11. namun gol itu tidak biosa dipertahankan. Dimenit ke-27 gol balasan berhasil diciptakan pemain Persematim Robertus Jawa.

Laga di Stadion Lebijaga yang dipimpin wasit utama Saleh Wongso ini berjalan agak keras. Perseim yang bermain menyerang berhsil membobol gawang Persematim yang dikawal Devi Suroso dimenit ke-11. namun ngotnya Persematim mengejar ketinggalan membuat permainan berjalan cukup menegangkan. Kebuntuan akhirnya dapat dipecahkan Robert Jawa setelah tendangan kerasnya memaksa Arnold Janggur memungut bola dari jalannya.

Kedua tim bermain ngotot. Deki Kadja, Artus Karpitag dan Kanisius Jago jatuh bangun mengobrak abrik pertahanan Persim yang dikawal ketat Junadin, Agustinus Gunawa dan kapten tim Jefri Ambal. Namun ketatnya pertahanan Persim membuat serangan selalu mentok. Beberapa peluang gol hanya membuahkan tendangan gawang. Sebaliknya Persim yang dimotori Willy Pong, Raimundus Yohanes Amban dan Laurens Guntur di lini depan berjuang kersa membobol gawang Persematim. Hingga turun minum kedua tim tidak dapat merubah kedudukan.

Memasuki 45 menit babak kedua, Persematim bermain ngotot. Tekel-tekel keras dipertontonkan kedua tim. Kartu kuning erpaksa dikeluarkan Saleh Wongso ke[ada pemain kedua tim. Namun Persim nampaknya lebih beruntung. Pergerakan bebas Marsianus Rodja, kapten tim Persematim berhasil membuyarkan Persim meraih poin di laga ini. Berhasil melewati dua pemain belakang Persim, Rodja melepaskan bola terarah ke mulut gawang Persim. Gol kedua bagi Persemtim pun tercipta dan merubah kedudukan menjadi 2-1. keunggulan ini tidak dapat digandakan hingga pertandingan disudahi wasit Saleh Wongso yang dibantu Yohanes Kelen dan Stef Bria.