14 Agustus 2008

Dermaga Pelabuhan Ende Kembali Jebol

· Sedang Diperbaiki
Oleh Hieronimus Bokilia
Ende, Flores Pos
Dermaga Pelabuhan Ende yang baru diperbaiki dan masa pemeliharaanya baru selesai pada pertengahan Juli lalu kembali jebol. Jebolnya dermaga ini merupakan kejadian yang ketiga setelah pada awal Juli lalu juga sempat jebol akibat dilalui truk yang baru turun dari KM Dharma Veri II yang disinyalir kelebihan muatan. Mengatasi jebolnya dermaga, saat ini sedang diperbaiki dibawah pengawasan konsultan yang berada di Ende.
Pantauan Flores Pos pada Rabu (13/8) lubang menganga di lokasi yang jebol dengan diameter lebih kurang 50 centimeter. Beberapa tukang sedang berupaya memecahkan beton lantai dermaga untuk dilakukan perbaikan. Menggunakan pahat batu dan hamar mereka mencoba memecahkan beton di sekitar lantai dermaga yang jebol. Warga sekitar yang sempat menyaksikan kegiatan itu sangat kecewa dengan kualitas dermaga yang menurut mereka dikerjakan asal jadi.
Asisten Manajer PT Pelindo Kawasan Ende/Ipi, Titus Tiro kepada Flores Pos di ruang kerjanya mengatakan, lokasi yang jebol tersebut sudah retak-retak sejak lama. Jebolnya dermaga baru terjadi pada Senin dan sudah mulai diperbaiki. Namun dia mengaku tidak tahu pihak mana yang melakukan perbaikan karena tenaga tukang yang melakukan perbaikan adalah tukang local yang ada di Ende.
Terkait kerusakan yang ada, Titus mengatakan sudah tidak dapat dibicarakan lagi. “Kita mau omong apa lagi. Kondisinya sudah seperti itu. Pak simpulkan sendirilah.” Dia katakan, kerusakan pada dermaga tersebut memang merupakan yang ketiga kalinya dan kemungkinan besar akan berlanjut di kemudian hari. Kerusakan tersebut terjadi, kata Tiro kemungkinan karena kualitas pengerjaan yang tidak sesuai dengan bestek.
Ditanya tanggungjawab pengerjaan perbaikan, Tiro mengatakan tetap menajdi tanggung jawab pihak perusahaan yang mengerjakan kendati amsa pemeliharaan sudah selesai. Hal itu karena sampai saat ini proyek tersebut belum diserahterimakan. Sebagai pengelola pelabuhan,. Kata dia, belum mendapatkan pemberitahuan dari PT Pelindo pusat soal serahterima dari Kementrian Perhubungan. Selain itu, kata dia sejauh ini dari PT Pelindo pusat belum turun ke lokasi melihat langsung kondisi pelabuhan. Biasanya, kata Tiro, jika akan diserahterimakan, akan dikirim tim untuk mengecek kondisi pelabuhan sebelum diserahterimakan. “Karena belum ada yang turun jadi kami tahu belum ada serahterima.”
Tidak Ditutup
Kendati dermaga jebol dan saat ini tengah dalam perbaikan, namun aktifitas bongkar muat di pelabuhan tetap berjalan. PT Pelindo sebagai pemilik pelabuhan, kata Tiro tidak menutup pelabuhan untuk kegiatan bongkar muat barang. Langkah itu diambil mengingat kerusakan juga tidak terlalu besar dan masih berada di pinggir. Perbaikan yang sedang dilakukan tidak menganggu aktifitas lain di pelabuhan.
Hanya saja, kata Tiro, saat ini dermaga Pelabuhan Ende ditutup untuk tidak disandari kapal jenis roro. Langkah itu dilakukan mengingat kapasitas dermaga dibangun bukan untuk kapasitas kapal jenis roro dan kapasitas daya pikul dermaga tidak mencukupi.
Lakukan Perbaikan
Satker Pembangunan dan Rehabilitasi Pelabuhan Ende, Wilfrid Panjaitan per telepon dari Kupang mengatakan, kerusakan yang terjadi pada sambungan dermaga dan trestle diakibatkan saling gesek antar persambungan pada saat kapal sandar. Terhadap kerusakan yang ada, sedang dalam proses perbaikan. Perbaikan akan dilakukan sejak Rabu (13/8) dan akan dilaksanakan hingga tuntas. Pelaksanaan perbaikan, kata dia dilakukan oleh tukang yang ada di Ended an dilakukan dalam pengawasan konsultan yang ada di Ende.
Panjaitan juga mengatakan, dermaga yang diperbaiki itu hinga saat ini belum diserahterimakan. Untuk serahterima sedang diusulkan dan masih dalam proses di Departemen Perhubungan.

Tidak ada komentar: